ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran mahasiswa dalam menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah tantangan era digital dan globalisasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menjaga nilai-nilai nasionalisme melalui partisipasi sosial, literasi digital, dan pelestarian budaya lokal. Namun, rendahnya pemahaman sejarah, pengaruh budaya asing, serta maraknya ideologi radikal menjadi hambatan yang nyata. Kesimpulannya, mahasiswa perlu memperkuat identitas kebangsaan dengan sikap kritis, toleran, dan aktif berkontribusi demi menjaga keutuhan bangsa dan membangun masa depan Indonesia yang berdaulat dan berbudaya. KATA KUNCI: Mengabdi, Mahasiswa, Semangat Kebangsaan PENDAHULUAN Semangat dalam kebangsaan adalah suatu sikap,mental,moral, dan emosional yang menceminkan kesadarn dan komitmen individu terhadap bangsanya, setiap warga negara rela menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi. Ini me...
MENJAGA “RUH” BANGSA DI LABIRIN DIGITAL NAMA: Shafina Ramadhani Achmad NIM: 416125010126 MATKUL: Kewarganegaraan PENDAHULUAN Dunia hari ini sedang mengalami pergeseran tektonik dalam cara manusia mendefinisikan identitas. Globalisasi, yang dipacu oleh revolusi teknologi informasi dan komunikasi, telah menciptakan sebuah ruang publik tanpa batas yang dikenal sebagai "desa global". Di satu sisi, konektivitas ini menawarkan peluang bagi kemajuan peradaban. Namun, di sisi lain, ia menghadirkan tantangan eksistensial bagi konsep negara-bangsa. Batas-batas geografis yang dahul...
MEMBANGUN KARAKTER DI TENGAH TANTANGAN MODERN PENDAHULUAN NAMA: Shafina Ramadhani Achmad NIM: 416125010126 MATA KULIAH: KEWARGANEGARAAN PENDAHULUAN Integritas, dalam pandangan saya, adalah komitmen untuk menjalankan nilai-nilai moral dengan konsisten, di mana kata-kata, tindakan, dan keputusan selalu selaras dengan prinsip kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan. Integritas bukan sekadar menghindari kebohongan, tetapi juga kemauan untuk bertindak benar meski menghadapi risiko atau godaan. Bagi seorang mahasiswa, nilai ini krusial karena kampus adalah laboratorium pertama untuk membentuk karakter. Di era di mana informasi mudah diakses dan persaingan ketat, mahasiswa sering dihadapkan pada dilema etis yang dapat membentuk atau merusak masa depan. Tanpa integritas, seorang mahasiswa mungkin berhasil secara akademik, tetapi gagal dalam membangu...
Komentar
Posting Komentar